Akuntansi : Pengertian, Sejarah dan Manfaat

Apa itu Akuntansi? Untuk yang baru kenal akuntansi mungkin bertanya-tanya mengenai akuntansi. Pada dasarnya, akuntansi adalah sebuah proses sistematis untuk mengidentikasi, mencatat, menggolongkan, menganalisa, mengorganisasi transaksi keuangan untuk kemudian diterjemahkan menjadi bentuk informasi keuangan yang dapat dipahami oleh semua pihak yang berkepentingan terhadap laporan tersebut, seperti pengusaha (pemilik modal), investor dan peminjam dana.

Akuntansi diciptakan di jaman pencatatan masih menggunakan buku dan pensil. Sehingga banyak prosedur atau proses yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman saat ini yang sudah didominasi oleh komputer dalam pencatatan pembukuan keuangan perusahaan. Bagi mereka yang baru belajar akuntansi, cukup penting untuk memahami bahwa beberapa bagian dari prosedur akuntansi hanya didapatkan saat belajar akuntansi tetapi tidak ditemukan dalam praktek kerja di lapangan.

Setiap jenis usaha yang di bangun baik itu yang bergerak di bidang manufaktur, perdagangan atau jasa tidak akan pernah lepas dari masalah akuntansi sebab akuntansi menjadi suatu sistem informasi yang dimana hal itu merupakan bagian dari sistem bisnis keseluruhan di era zaman milenial ini. Nah, sampai pada penjelasan singkat ini, apa sih sebenarnya akuntansi itu. Mengapa sangat penting sekali bagi dunia bisnis.

1 » Pengertian Akuntansi

Kata akuntansi berasal dari Bahasa Inggris berarti to account yang memiliki arti memperhitungkan atau mempertanggung jawabkan dari pengelola data perusahaan kepada pemilik perusahaan atas kepercayaan memegang kendali permasalahan keuangan pada kegiatan perusahaan. Secara umum, akuntansi memiliki pengertian yaitu suatu proses kegiatan mengolah, menganalisis, mengkategorikan, mencatat data transaksi keuangan pada sebuah perusahaan tertentu agar proses aktivitas dari perusahaan tidak mengalami kendala atau permasalahan yang berkaitan dengan keuangan.

Dalam menjalankan suatu bisnis sebuah perusahaan selalu mengandalkan akuntansi untuk mengetahui segala aktivitas keuangan pergi dan keluarnya dari mana dan untuk apa serta selalu di kendalikan oleh beberapa pegawai atau staff khusus accounting agar segala bentuk informasi dalam transaksi keuangan mudah di pelajari dan di mengerti. Jadi tidak bisa sembarang lulusan dapat mengatur itu.

2 » Sejarah Akuntansi

Menurut para ahli zaman dulu, akuntansi sudah banyak di gunakan ketika di temukannya juga uang sebagai alat tukar menukar atau alat pembayaran yang sah. Pada mulanya awal pencatatan di lakukan di atas tanah liat dan dedaunan, namun seiring berjalannya waktu muncul kertas sebagai alat untuk mencatat segala kegiatan, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan akuntansi.

Naskah tertua yang berhubungan dengan akuntansi kuno pada masa lampau dapat di temukan berasal dari era peradaban Babilonia sekitar tahun 3600 SM. Aktivitas mencatat segala bentuk tentang transaksi  keuangan kala itu terus berkembang sampai saat ini yang di kenal dengan akuntansi modern. Setiap aktivitas akuntansi mengalami evolusi, evolusi pada saat itu di mulai sejak di temukannya sistem pembukuan ganda yang membantu segala aktivitas keuangan sebuah perdagangan karena pada saat itu yang membawa evolusi tersebut adalah seorang pedagang cerdas dari Venesia.

Sejak sistem penemuan sistem ganda di temukan, Luca Paciolli meneliti dan membahas secara kupas tentang segala hal mengenai akuntansi sehingga dia di sebut sebagai bapak akuntansi karena kemampuannya dalam melakukan analisis akuntansi kala itu sangat luar biasa dan penulis pertama buku tentang sitem akuntansi yang ia teliti.

Sejak saat itu, akuntansi banyak di kenal dan mudah di pelajari secara meluas oleh berbagai masyarakat di berbagai perjuru dunia.

3 » Manfaat Akuntansi

Akuntansi merupakan ujung tombak dari sebuah perusahaan mengenai keuangan. Akuntansi memiliki manfaat yang sangat vital bagi sebuah perusahaan, salah satunya adalah :

3.1 Menyediakan informasi keuangan

Manfaat ini sudah sangat jelas di miliki oleh akuntansi karena segala hal tentang keuangan selalu di hubungkan dengan adanya akuntansi perusahaan. Informasi keuangan harus di paparkan dengan hasil yang setail, hal ini sangat penting Karena untuk mengetahui apakah keuangan yang di miliki oleh perusahaan itu lancar atau justru mengalami kendala, kemudian informasi keuangan tersebut sangat di perlukan ketika ingin menggandeng investor untuk menunjang kemajuan dari perusahaan.

3.2 Alat evaluasi perusahaan

Bahan evaluasi penting tiap perusahaan adalah mengenai sistem keuangan yang di gunakan oleh perusahaan itu. Tujuan utama perusahaan berdiri adalah untuk memperoleh laba yang banyak. Jika dalam sistem keuangannya mengalami permasalahan, maka perlu adanya evaluasi agar hal semacam itu dapat di hindari di kemudian hari. Melalui catatan efisien akuntansi ini dapat membantu perusahaan mengelola keuangan dengan baik.

4 » Prinsip Dasar Akuntansi

4.1 Persamaan Akuntansi

Yang dimaksud persamaan akuntansi adalah keseimbangan antara Aset dengan Utang + Modal Usaha. Setiap jenis usaha, apapun itu, dalam pencatatan transaksinya harus mampu menghasilkan keseimbangan antara Aset dengan Utang + Modal Usaha. Nilai ini yang dijadikan patokan oleh para pemilik modal dan investor untuk menilai seberapa bagus dan menguntungkan usaha mereka. Keseimbangan ini yang ditampilkan dalam bentuk Laporan Neraca.

Kebutuhan terhadap keseimbangan ini  merupakan dasar dari sistem pencatatan berpasangan, atau dikenal dengan sistem “Double Entry Bookkeeping” yang dijadikan pegangan oleh para akuntan dan pengajar akuntansi di seluruh dunia.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa persamaan akuntansi, yang juga persamaan laporan Neraca adalah:

      Total Aset = Total Utang + Total Modal

Dalam penampilan di laporan neraca sering diterjemahkan dengan

Total Aktiva (Total Aset) = Total Pasiva (Total Utang + Total Modal)

Dengan melihat persamaan di atas, terlihat jelas bahwa ada pembagian yang jelas terhadap aset, modal dan utang yang dapat mencerminkan sehat tidaknya suatu perusahaan.

4.2 Sistem Pencatatan Berpasangan (Double Entry Bookkeeping System)

Sistem pencatatan berpasangan adalah sistem yang dikembangkan oleh praktisi akuntan terdahulu untuk memudahkan pembuatan laporan keuangan. Dan, untuk memudahkan pengecekan terhadap transaksi keuangan yang terjadi. Ingat, jaman dahulu belum ada komputer. Jadi patokan transaksi hanya berdasarkan catatan transaksi yang ditulis di buku keuangan. Inti dari sistem ini adalah untuk setiap pencatatan transaksi, harus melibatkan minimal 2 jenis akun yang berbeda. Secara logika, memang harusnya demikian. Naik lawannya turun. Bertambah lawannya berkurang. Pemberian lawannya penerimaan. Konsep “berlawanan” ini yang dijadikan dasar.

Di dalam sistem pencatatan berpasangan ini dikembangkan istilah Debet dan Kredit untuk mencatat jumlah transaksi. Istilah debet dan kredit ini berbeda dengan istilah yang biasa kita gunakan atau lihat sehari-hari. Berbeda dengan istilah di rekening bank. Berbeda dengan istilah di tagihan kartu kredit. Istilah Debet dan Kredit di akuntansi hanya sebagai lambang untuk menggambarkan tempat yang berbeda dalam mencatat nilai transaksi. Debet bisa diibaratkan sebagai saku kiri dan Kredit sebagai saku kanan. Jadi bayangkan Debet dan Kredit sebagai tempat saja yang masing-masing bisa diisi serta nilainya bisa bertambah atau berkurang.

Kedua prinsip di atas yang menjadi dasar dalam pembukuan dan pencatatan transaksi akuntansi yang dirangkum dalam satu siklus akuntansi.

Nah itulah penjelasan singkat mengenai akuntansi berupa pengertian, sejarah singkat dan manfaatnya dalam dunia bisnis. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *